Latest CPO price update for Feb 13, 2026: Indonesia’s KPBN tender settles at IDR 14,100/kg, while Bursa Malaysia (FCPO) falls to RM 4,005. Read the full market analysis here.
Jakarta/Kuala Lumpur – The Crude Palm Oil (CPO) market faced a synchronized decline on Friday, February 13, 2026, as both Indonesian physical tenders and Malaysian futures closed in the red. A combination of sluggish export demand and a bearish trend in global vegetable oils weighed heavily on prices at the end of the trading week.
Indonesia KPBN Physical Tender Results
The physical CPO tender conducted by Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) for Belawan and Dumai delivery ended at IDR 14,100/kg today.
This price reflects a notable decrease from earlier sessions this week, where prices hovered above the IDR 14,200 level. Market participants observed a “wait-and-see” approach from buyers, leading to a more conservative bidding environment.

Key Factors Driving the Price Decline
Several bearish factors contributed to today’s market downturn:
- Weakness in Rival Oils: A decline in soybean oil prices on the Chicago Board of Trade (CBOT) exerted downward pressure on the palm oil complex.
- Export Data Sentiment: Investors remain cautious as February export figures have yet to show a significant rebound, prompting profit-taking.
- Currency Fluctuation: The volatility of the Malaysian Ringgit against the US Dollar continues to influence palm oil’s price competitiveness in the global market.
Baca dalam Bahasa Indonesia
Harga CPO KPBN 13 Februari 2026 Anjlok ke Rp 14.100, Bursa Malaysia Tutup Melemah di RM 4.005
Update harga CPO 13 Februari 2026: Tender KPBN turun ke Rp 14.100/kg. Bursa Malaysia (FCPO) ikut ambles ke RM 4.005. Simak analisis harga sawit hari ini!
Kuala Lumpur & Jakarta – Harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, ditutup kompak melemah baik di pasar fisik domestik maupun pasar berjangka internasional. Tekanan harga ini dipicu oleh lemahnya permintaan ekspor di tengah fluktuasi harga minyak nabati dunia.
Hasil Tender CPO KPBN 13 Februari 2026
Berdasarkan data yang dihimpun, hasil tender CPO di Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) untuk posisi Franco Belawan dan Dumai hari ini ditetapkan di harga Rp 14.100/kg.
Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya. Para pelaku pasar terpantau lebih berhati-hati dalam melakukan penawaran seiring dengan tren bearish di bursa global.
Bursa Malaysia Derivatives (BMD) Berakhir di Zona Merah
Sejalan dengan harga dalam negeri, bursa Malaysia juga mengalami kontraksi. Kontrak acuan CPO untuk bulan Mei 2026 di Bursa Malaysia Derivatives ditutup pada level RM 4.005 per ton, merosot 50 poin dari penutupan hari sebelumnya di RM 4.055.
Level RM 4.000 kini menjadi titik psikologis krusial. Jika harga menembus di bawah angka tersebut, diprediksi tren pelemahan akan berlanjut hingga pekan depan.
Faktor Penyebab Harga Sawit Turun
Ada beberapa faktor kunci yang menyebabkan pelemahan harga hari ini:
- Koreksi Minyak Nabati Lain: Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) yang melemah turut menyeret sentimen harga CPO.
- Data Ekspor: Laporan pengiriman ekspor yang belum menunjukkan peningkatan tajam membuat investor mengambil aksi ambil untung (profit taking).
- Nilai Tukar: Fluktuasi Ringgit Malaysia terhadap Dolar AS yang memengaruhi daya saing harga di pasar internasional.